Ads Responsive
Friday, August 5, 2016

Tinggal di Desa Mencegah Risiko Asma

Ads Responsive

Tinggal di Desa Mencegah Risiko Asma


 Biasanya, udara di desa masih terbilang cukup bersih, segar dan menyehatkan. Tak hanya udaranya yang menyehatkan, pemandangan yang ada di desa juga sangat mengesankan dan membuat pikiran menjadi lebih fresh serta menarik. Karena hal inilah, tak heran jika banyak para ahli mengungkapkan bahwa tinggal dan hidup di desa bisa membuat seseorang menjadi lebih sehat, terbebas dari beberapa risiko penyakit dan menjadi lebih bahagia.

Bahkan nih ya, dikutip dari laman asiantown.net, para peneliti menyebutkan bahwa orang-orang yang tinggal di desa akan lebih kecil berisiko menderita asma. Tak hanya mencegah, mereka yang tinggal dan hidup di desa juga memungkinkan sembuh dari risiko asma. Lebih jauh, orang-orang yang tinggal di desa dan jauh dari segala perangkat modern saat ini, dikatakan bahwa mereka memungkinkan memiliki umur yang lebih panjang dan badan yang lebih bugar hingga usia senja. 

Hal ini diperkuat dengan temuan para peneliti yang telah meneliti masyarakat Amish di Amerika Serikat. Masyarakat Amish sendiri merupakan masyarakat yang memilih tinggal di desa, hidup dengan cara alami dan sangat sedikit menggunakan alat modern dalam kehidupannya sehari-hari. Karena pola hidupnya inilah, masyarakat Amish dikenal memiliki tubuh yang sehat. Mereka juga dikenal memiliki kekebalan tubuh yang mengesankan. 

Tak hanya terjadi pada masyarakat Amish, beberapa masyarakat di berbagai belahan dunia dan tinggal di desa serta jauh dari aktivitas industri yang menggunakan peralatan modern ditemukan bahwa mereka cenderung lebih sehat, bahagia dan hidup dengan tenteram. Profesor Carole Uber dari Chicago University mengatakan, "Kehidupan di desa lebih memungkinkan seseorang hidup dengan bahagia, nyaman dan sehat. Hidup di desa dan banyak bekerja di ladang sebagai petani akan membuat seseorang memiliki kekebalan tubuh yang kuat, terhindar dari risiko asma dan memiliki sistem pernafasan yang baik."

Sementara itu, Profesor Anne Sperling mengatakan bahwa studi yang dilakukan ditemukan bahwa orang-orang hidup di desa cenderung lebih sehat. Mereka juga cenderung lebih bugar serta memiliki kesehatan otak yang mengesankan. Tumbuhan, hewan dan segala yang ada di desa setidaknya mampu mendukung kesehatan setiap anak untuk menjadi lebih baik, kebal dan mengagumkan di masa depan. 

Mengenai temuan ini sendiri, para peneliti masih berusaha untuk melakukan penelitian lebih jauh lagi. Peneliti masih akan terus mencari tahu kenapa tinggal dan hidup di desa dikatakan lebih sehat serta mengesankan. Bagaimanapun hasil penelitian ini, dimana pun dan kapan pun kita tinggal, semoga kita bisa sehat selalu, memiliki kekebalan tubuh yang mengesankan sekaligus jauh dari berbagai risiko penyakit. Semoga, informasi ini bermanfaat

Ads Responsive

Share this

ShareShareTweet
Tags :

Just someone who proud to be called as Blogger, love to make Blogger template to spend a spare time.

Related : Tinggal di Desa Mencegah Risiko Asma